HOME     DANCE     F&B     FASHION     IDEAS     OUTFIT     MUSIC     PERSONAL     PORTFOLIO     TRAVEL



September 6, 2011

Kontemplasi Malam Ini

Terlalu sakit rasanya kalo kita ga ngedapetin apa yang kita inginkan. Rasanya kaya ada pendarahan dalam. Di dalam diri dan hati. Apalagi setelah usaha keras dan tak ada henti-hentinya. Misalnya mengharapkan perhatian dari seseorang yang kita sayang, tapi tak ada balasan karena orang tersebut memang tidak peduli. Atau menabung untuk membeli iPad terbaru, tapi uang secara na'as dicopet. Atau rencana hidup pribadi yang sudah tertata rapi hingga memasuki liang lahat, seketika hancur karena orang lain. Mau marah? Ya marah saja. Tapi marah tidak akan mengubah keadaan ataupun mengobati 'pendarahan'. Begitu juga dengan bersedih.

Terkadang kita terus berlari mengejar sesuatu yang bahkan ga menyadari keberadaan kita di belakangnya. Jarak lari yang kita tempuh terasa sia-sia dan ga ada gunanya untuk melanjutkan pengejaran. Biasanya kita menyadari hal itu di akhir. Lalu hancur berkeping-keping setelahnya. Mencoba bangkit untuk hidup dan berjalan kembali. Namun kenapa ga kita berhenti saja? Berhenti mengejar untuk berpikir tenang dan melihat kebelakang. Melihat sesuatu yang mengejar kita. Mereka ada.

Tapi tidak sepenuhnya.

Mereka tidak akan ada KALAU kita berhenti berlari. Ya, tak akan ada sesuatu yang mengejar kita jika kita tidak berlari bukan? Namanya saja 'mengejar'. Keberadaan mereka semu. Semu seperti keberadaan kita saat mengejar keberhasilan sebelumnya. Jadi apa salahnya jika kita terus berlari DAN melihat ke belakang?

No comments

Post a Comment