SDSP

June 19, 2010

Pernah ga kalian jatuh? bukan jatuh gedebuk ke lantai gitu maksudnya. bukan juga jatuh cinta (eaa eaa). tapi jatuh ke titik terendah dalam hidup kalian dimana udah susah banget untuk menerima kenyataan dan kayanya pala kalian lagi ditenggelemin ke lubang besar yang isinya pecundang semua, pernah? gue yakin sering. gue juga sering. dan kita pasti berasa kaya udah akhir-dunia-dadah-so-long-goodbye-mother-earth gitu deh, yakan? padahal we've been through many kind of problems since we were born and eventually at the end ga separah itu juga bahkan kita bakal lupa pernah se-desperate itu dan hidup tiba-tiba udah berjalan lagi.

Nah seperti yang kalian udah tebak, benar sekali gue lagi dalam masa-masa itu sekarang. hahaha ketauan mau curhat deh. ga juga sih. sebenernya inti tulisan gue kali ini adalah ya bagaimana cara gue meng-handle keadaan gue sekarang. keadaan yang seakan-akan udah merampas kepercayaan diri gue akan kapabilitas dan kemampuan gue dalam bersaing dengan orang lain. jadi anggep aja gue mau mencapai "X" dan beberapa waktu yang lalu itu i was like >>>thisclose<<< to the "X", but i failed. jujur, awalnya gue mengalami mental breakdown yang menyebabkan gue menghilang beberapa hari untuk menemukan inti masalahnya di sini. frase yg ada di otak gue cuma 1: MASA SIH "X" DOANG GUE GABISA? tapi, setelah beberapa saran dan masukan dari teman-teman gue yang tercinta serta sedikit (sebenarnya dalam proses untuk benar-benar) bertobat, akhirnya gue bangkit dari keterpurukan dan menantang dunia! just like the previous problems...

Sekarang gue ga akan bahas masalah gue apa, karena siapa, dan apa yang membuat gue bangkit. not only because it's a total lame thing to do, but also it's not THAT important. trust me! i just exaggerated it. again, just like the previous problems...

Intinya, gue udah bisa membaca serta menganalisis (fyi, i like observing things) kesalahan dan what the heck is exactly i am lacked of. kelemahan gue: anget-anget kuku (it's the same  metaphor of "anget-anget tai ayam"), ceroboh, dan pemalas. ya sebenernya 3 itu doang sih intinya. ibarat kata kalo misalkan gue punya jadwal kegiatan sehari-hari yang sistematis, buset gue udah sukses tajir melintir ganteng sumanteng kali sekarang! (kayanya semua orang begini ahemmm).

Nah apa yang harus lo lakukan setelah lo bisa introspeksi diri sendiri dan mengetahui kelemahan diri lo? ya simpel aja, IMPROVE! yes, tingkatin terus, upgrade, rubah kelemahan lo jadi sebuah kelebihan! hahaha ini klise banget, tapi bener loh. dan tanpa lo harus teriak ke gue, gue juga tau kok kalo hal ini ga mudah. kalo kegiatan meng-improving segitu gampangnya ya semua orang ga bakal ada yang gagal lah. Namun, ada sedikit kunci yang gue telaah sendiri during my crestfallen time. lakukan Sedikit Demi Sedikit dan Paksakan! i call it SDSP. ya itu yang gue sedang lakuin sekarang; sedikit demi sedikit mengurangi kekurangan gue dan sedikit demi sedikit pula mem-boost up kelebihan gue. and when i become a sluggish lazy bone, i FORCE it! i give myself a slap on the face. gue paksa diri gue untuk berubah lebih baik! gue selalu ingetin diri gue untuk berpikir "Mat, cuma sedikit kok! kan judulnya sedikit demi sedikit. it's not that hard!".

Voila! sekarang self-esteem gue semakin menanjak. ya memang perubahan physically belum terlalu kentara (azek AADC style), cumaaa perubahan mental diri gue sangaaat bikin gue bangga sama diri sendiri. sekarang target gue udah bukan lagi mencapai "X" yang kemaren gagal gue dapetin. sekarang target gue adalah, ya itu tadi, improving myself gradually with enforcement (SDSP) solely for my own personal life. jadi kalo seandainya kini pun gue (amin!) mendapatkan "X", yaaa itu cuma kaya bonus aja. karena gue udah seneng sama perkembangan diri gue sekarang :)

So, i hope my crappy writing right here could give you some enlightenment with some bullshits peppered here and there. hahaha you know i'm not that good in these stuffs. but i wish you could catch my points and live your life SDSP-ly :) (Y)

You Might Also Like

0 comments